by YW on my email 27 Agustus jam 13
Dalam Sejengkal Dasa warsa
rasa itu tiada hilang
meski dalam kejap apapun
meski seribu duri mengurai dalam titik mata darah
rasa itu melingkuh kukuh dalam peluk hati
kibasan badai hati gurun tak kuasa membakarnya
gugup dinginnya kutub apalagi
tak kuasa membekukan nafas rasa-nya
lelah alam sdh mengujinya
hanya satu kata yg belum terucap
untuk melumatnya...
yaitu kata ...BIAR
dan setelah ter-biarkan
kepak rasa berbunga makna
makna sebuah rasa
yang terus ter-rasa-kan
biarkan
biarkan dia
dalam getaran getar
untuk selalu merasa
karena mungkin
sudah sebuah
RASA takdir
untuk selalu
DI RASA.....
Selasa, 31 Agustus 2010
Sabtu, 01 Mei 2010
MAWAR(WANGINYA CINTA)
(Puisi kiriman Bayu lewat inbox FB-ku)30 April jam 22:53
Mawar....mawar.......
Mawar wangi dan harum mu menelusup relung-relung sukma
Mawar kau begitu mempesona....
Membius semua yang terpana
Sungguh indah dalam penciuman indra
Mawar.......
Kau kah pencarianku yang tak kunjung usai ini.....?
Cinta-cinta pengunkapan yang indah dengan kuncup merahmu
Namamu kah itu mawar..........?
Dalam senyummu membiaskan aroma kuncup dedaunanmu
Mawar .......
Wangimu terbang bermesraan dengan angin
wangimu membelai indah harapanku.........
Wangimu menjelajahi mahligaiku
Mawar..........
Izinkan aku bersanding denganmu.......
Bersanding dengan keindahanmu yang suci nan abadi
........
BAYU
Tangerang 14 februari 2010
Mawar....mawar.......
Mawar wangi dan harum mu menelusup relung-relung sukma
Mawar kau begitu mempesona....
Membius semua yang terpana
Sungguh indah dalam penciuman indra
Mawar.......
Kau kah pencarianku yang tak kunjung usai ini.....?
Cinta-cinta pengunkapan yang indah dengan kuncup merahmu
Namamu kah itu mawar..........?
Dalam senyummu membiaskan aroma kuncup dedaunanmu
Mawar .......
Wangimu terbang bermesraan dengan angin
wangimu membelai indah harapanku.........
Wangimu menjelajahi mahligaiku
Mawar..........
Izinkan aku bersanding denganmu.......
Bersanding dengan keindahanmu yang suci nan abadi
........
BAYU
Tangerang 14 februari 2010
Sabtu, 03 April 2010
Kamis, 18 Maret 2010
Tanpa Judul dr Denny
semerbaknya keharuman melati nan mewangi, ranumnya senyum terkulum, serta balutan sutera permadani yg melekat pd keindahan kaum hawa. tak terpungkiri, tlah hantarkan kaum adam pd selaksa angan: BERCUMBU DLM BAYANG. damailah wahai “Sang Pemimpi”, hidup terasa abadi tanpa torehan sangsi. meski hari kemarin, kini, dan esok tak jelas seperti apa, bagaimana memulai dan usai kisahnya" (by: Dhenny S)
Jumat, 12 Maret 2010
Minggu, 28 Februari 2010
Langganan:
Komentar (Atom)





