22 Mei 2009 jam 20:56
Yudha Waskita
KAu harapanku...
Kaulah Belahan Hatiku...
Kau...dan kau ...segala2nya
hanya meta bahasa
yang bisa mengucapnya
Anakku....
kau puspita hati
kau hembus segala nafas
dalam hari hari yang ku tapak.
tegarkan hati segenap ragamu
untuk menapak masa depanmu
biarkan ku bertulang rasa
untuk mengantar
dalam jejak tapak lampahmu
tegarkan diri
atas nama doa langkahmu terus melaju
melajulah...
untuk masa depanmu
dan harapanku...."
Senin, 25 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar