Jumat, 29 Mei 2009

Badut di Negara Badut di Iklan Badut

jam 9:09 sabtu 30 mei 2009 by Yudha Waskita

ku dengar kicau kata dalam sebai berita
dari sebuah TV kondang
sebaris kata berkaca kaca
menyiar berita derita rakyat tiada henti tiada hati
semua di gebyar bak pasar tumpah
yang tersisa hanya derita si wartawan berita
karena tetap lapar digantang kerja sang majikan

terus ku simak berita duka
mencerita tentang luka, ganas, hilang, gempa, sampai seutas lumpur
yang tiada padam
bahkan Presiden did daya Indonesia juga tiada kuasa
memadam semburat lumpur
yang terus mengalir dalam derasnya luka rakyat
tiada kuasa semua menderita
bahkan semua kandas
dalam sebuah sindikat
berselimut undang-undang dan kuasa

besok dia akan didatangi calon Presiden
yang berjanji lantang untuk menyelesaikan
entah dengan sulap apa
yang jelas siapa orang pintar di Nusantara ini tiada kuasa
mungkin EMPU BARADAH yang masih sanggup
menyibak semua bagai menyibak kuasa sang Air langga di bumi Kediri
tapi itu cuma sebuah khayal

yang jelas negaraku sedang dipajangkan
badut-badut sulap yang akan jadi raja
diwaktu kita lapar akan semua
karena sang badut sudah siapkan
nasi dengan RASKIn yang sdh diselip dan diputihkan di Thailand
(Itupun juga akan disunat)
Memasak bukan lagi dengan minyak tanah tapi dengan GAS
(Itupun nanti akan menjadi langka)
makan gorengan dengan campuran plastik
(Supaya bisa jadi Pokemon)
Makan makanan yang sudah diisi formalin
(untuk makanan kita awet di perut sampai kapanpun tdk akan lapar)
minuman yang dicampur gula buatan
(Supaya irit tapi manisnya mengalahkan gula)
dan dan dan dan....
supaya semua cepat kena Kanker
karena penyakit itu adalah penyakit elite
yang dimiliki orang kaya'
dan harganya juga mahal

tersentak aku mendengar berita
yang terputus iklan kampanye
wah di republik ini akan
ramai
dengan berbagai cerita usang
tantang jagoan calon badut sulap'
yang menyatakan dirinya ahli dalam menyulap apa saja di republik ini
barang haram menjadi halal
masalah halal bisa dijadikan haram
hanya karena uang

senang aku...
nanti sang badut akan menghibur kita
selama 5 tahun akan dipenuhi ocehan para badut
dan itupun akan disiar dalam berbagai media badut
karena mediapun juga termasuk media badut
dengan atas nama kebebasan
mereka meneriakkan suara suara badut
karena semua tahu
mereka tidak akan bisa makan
karena dengan makan itu mereka akan kembali menjadi badut
bahkan mereka juga akan ikut
memerankan kisah sedih rakyat
walau hanya sebatas
tarian badut
dari iklan badut
dari negeri BADUT
untuk rakyat yang senang nonton
B A D U T
tanpa ada uang badut dalam bentuk iklan"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar