Kamis, 18 Juni 2009

PUISI UNTUK SAHABAT

nyaris satu dasa warsa, sahabat
bergelut kita dalam suka dan duka
derai air mata, tawa dan canda
hampir penuh dalam memory abadiku

kenapa sahabat?
kau musnahkan semua memory yang terpatri
hanya dengan sebuah virus dusta
aku kecewa, sahabat
aku tak bisa tertawa

pagi ini, kucoba membuka file mu
kucari dalam setiap folder memory ku
tak kutemukan lagi
engkau telah men-delete-nya dengan sebuah virus
DUSTA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar