Minggu 7 Juni 2009 5:30 by Yudha Waskita
biar alam
menyapa segala ada
atas ciptaan NYA
karena sabdaNYA
DARI-'KU' SEMUA TERCIPTA
jadikan aku pasrah dalam setiap harap
bukan ku melawan
tapi hanya bercanda
atas kuasanya
SANG PENCIPTA
duniapun bergaris lantang
antara bulan dan surya
menancap tegar
ciptakan PURNAMA dan TILEM (bulan mati)
untuk menyancang takarnya bentara
dalam menyiasat kelamnya rintang
dalam melangkah diantara CIPTA yang mencakar
bisik meraba dalam ingat
sidik menancap dalam cipta
ukir mengalir dalam rasa
merangkai harmoni asih
menjalin arti sang batin
semua tersirat terang
dalam tebar sinarnya jagat
tanpa pilih asih
mengusap segala rupa
yang tiada lirih
tiada bersit
yang diterang tanpa gelap
meski ku tahu hitam tetap menancap
dibalik semua terang yang ada
karena KAU ingin membuktikan padaku
bahwa KAULAH penciptanya
atas GELAP dan TERANG
menjadi sebuah harap
dari seikat harap
untuk selama nafas
merambah segala gerak
Biarkan dia TERANG berbalik GELAP
karena darinya tercipta ALAM
darinya tercipta GERAK
darinya tercipta DENYUT
darinya tercipta RASA
darinya-pun tercipta PRALINA
untuk mencipta
atas KUASA
SANG PENCIPTA
ATAS ALAM
K I T A
Purnama Pagi, di Mrajan Ubud, 03:15, 070609
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar